Bagaimana memberi uang hadiah saat perayaan?
Singkatnya
Perlu tahuJangan berikan uang tunai begitu saja: masukkan ke amplop khusus dan serahkan dengan kedua tangan. Untuk pernikahan, biasanya dipakai uang baru.
Kapan berlaku?
Untuk pernikahan dan perayaan lain, uang kertas baru dimasukkan ke amplop shugi-bukuro dengan tali mizuhiki merah-putih atau emas-perak. Uang duka (koden) untuk pemakaman dimasukkan ke amplop bertali hitam-putih, dan uang baru dihindari.
Mengapa?
Uang baru dikatakan menunjukkan bahwa Anda menyiapkannya khusus untuk hari itu. Untuk pemakaman justru sebaliknya: uang baru bisa terkesan kematian sudah diperkirakan.
Yang sebaiknya dilakukan
- Gunakan amplop perayaan (atau amplop duka untuk pemakaman)
- Bungkus dengan kain fukusa dan serahkan dengan kedua tangan di meja penerima tamu
- Tanyakan orang sekitar jika ragu soal jumlah atau amplop
Yang sebaiknya dihindari
- Memberikan uang langsung dari dompet
- Memberi jumlah dengan angka 4 atau 9 (banyak yang menghindarinya karena terdengar seperti "kematian" dan "penderitaan")
Pengecualian dan perbedaan
Jumlah yang lazim sangat berbeda menurut hubungan dan daerah. Beberapa acara, seperti pesta dengan biaya tetap, tidak memerlukan hadiah uang, jadi periksa undangannya.
Tata krama bisa berbeda menurut daerah, fasilitas, dan generasi. Utamakan papan petunjuk dan arahan staf setempat.
Cek dengan kuis
Bagaimana memberi uang hadiah (shugi) di pernikahan?
Pilih jawaban
Sumber
- "Shūgi" and "Kōden": Money Gifts Expressing Congratulations or Condolences(terbuka di tab baru)
- Japanese Weddings: Practices and Pitfalls(terbuka di tab baru)
Terakhir diperiksa:
Halaman ini diterjemahkan dari bahasa Jepang dan Inggris dengan bantuan AI dan belum diperiksa oleh penutur asli. (Asli: bahasa Jepang dan Inggris)