Apa yang dipakai ke pernikahan di Jepang?

Ilustrasi dua tamu tersenyum di tempat pernikahan: satu memakai jas gelap dengan dasi putih, satu memakai gaun pucat

Singkatnya

Perlu tahu

Tamu biasanya berpakaian formal. Perempuan menghindari putih, warna pengantin wanita, dan laki-laki sering memakai jas gelap dengan dasi putih atau berwarna cerah.

Di mana
Hotel
Jenis tata krama
Kebiasaan sehari-hariEtiket tradisional

Kapan berlaku?

Bahkan jika undangan menyebut "pakaian santai" (heifuku), orang biasanya memilih pakaian yang agak formal, bukan pakaian sehari-hari. Hindari busana atau aksesori yang lebih mencolok daripada pasangan pengantin.

Mengapa?

Pernikahan adalah perayaan untuk pasangan. Putih dianggap warna pengantin wanita, dan dasi atau gaun serba hitam mengingatkan pada pemakaman, sehingga banyak yang menghindarinya.

Yang sebaiknya dilakukan

  • Pilih jas gelap atau gaun yang anggun
  • Laki-laki: pakai dasi putih atau berwarna cerah
  • Jika ragu, tanyakan kepada tamu lain atau tuan rumah

Yang sebaiknya dihindari

  • Perempuan memakai gaun putih
  • Memakai dasi hitam, jin, atau motif hewan

Pengecualian dan perbedaan

Ketentuan busana berubah untuk pernikahan bergaya pesta santai serta menurut pandangan daerah atau keluarga. Jika tamu dari luar negeri ingin memakai busana nasional, sebaiknya tanyakan dulu kepada tuan rumah.

Tata krama bisa berbeda menurut daerah, fasilitas, dan generasi. Utamakan papan petunjuk dan arahan staf setempat.

Cek dengan kuis

Warna apa yang biasanya dihindari tamu perempuan di pernikahan Jepang?

Pilih jawaban

Sumber

  1. Japanese Weddings: Practices and Pitfalls(terbuka di tab baru)Nippon.com · Media penjelas · Diakses: 16 Okt 2026 · Isi sudah diperiksa

Terakhir diperiksa:

Halaman ini diterjemahkan dari bahasa Jepang dan Inggris dengan bantuan AI dan belum diperiksa oleh penutur asli. (Asli: bahasa Jepang dan Inggris)