Apakah ada aturan untuk hadiah perayaan?
Singkatnya
TergantungTidak ada aturan hukum, tetapi sebagian orang menghindari barang yang dikaitkan dengan nasib buruk, seperti set berisi 4 atau 9, atau pisau sebagai hadiah pernikahan. Pandangan ini mulai berubah.
Kapan berlaku?
Secara tradisi, pisau dan gunting (yang mengisyaratkan "memutus hubungan") serta barang kaca (yang mengisyaratkan "pecah") dihindari sebagai hadiah pernikahan. Sebagian orang juga menghindari set berisi 4 atau 9 karena angka itu terdengar seperti "kematian" dan "penderitaan".
Mengapa?
Ini berasal dari menghindari hal yang bunyi atau maknanya mengisyaratkan kemalangan. Di sisi lain, makin banyak orang berpikir bahwa barang yang benar-benar diinginkan penerima tidak masalah.
Yang sebaiknya dilakukan
- Utamakan selera dan keinginan penerima
- Jika ragu, tanyakan apa yang mereka inginkan
- Serahkan hadiah dengan kedua tangan, bagian depan menghadap penerima
Yang sebaiknya dihindari
- Memberi pisau sebagai hadiah pernikahan kepada orang tua yang peduli soal keberuntungan tanpa berpikir panjang
Pengecualian dan perbedaan
Pandangan ini sangat berbeda menurut daerah, generasi, dan keluarga, dan banyak orang sekarang tidak mempermasalahkannya. Ada bahkan yang memberi pisau berukir nama dengan makna positif "membuka jalan menuju masa depan".
Tata krama bisa berbeda menurut daerah, fasilitas, dan generasi. Utamakan papan petunjuk dan arahan staf setempat.
Cek dengan kuis
Mana yang benar tentang hadiah perayaan?
Pilih jawaban
Sumber
- Gift-Giving Etiquette in Japan(terbuka di tab baru)
- "Shūgi" and "Kōden": Money Gifts Expressing Congratulations or Condolences(terbuka di tab baru)
Terakhir diperiksa:
Halaman ini diterjemahkan dari bahasa Jepang dan Inggris dengan bantuan AI dan belum diperiksa oleh penutur asli. (Asli: bahasa Jepang dan Inggris)