Apakah orang Jepang membungkuk?
Ya, saat menyapa atau berterima kasih. Bagi wisatawan, anggukan atau bungkukan ringan (eshaku) hampir selalu cukup.
Membungkuk, "sumimasen", bahasa sopan, dan kartu nama.
Ya, saat menyapa atau berterima kasih. Bagi wisatawan, anggukan atau bungkukan ringan (eshaku) hampir selalu cukup.
Tidak. "Sumimasen" juga dipakai untuk memanggil orang, meminta jalan, dan berterima kasih.
Salam sehari-hari di Jepang biasanya minim kontak fisik seperti pelukan atau jabat tangan. Membungkuk ringan adalah pilihan aman.
Keigo adalah bahasa sopan untuk pelanggan, atasan, dan orang yang baru pertama kali ditemui. Sebagai wisatawan, bentuk sopan dasar ("desu/masu") atau bahasa Inggris sudah cukup menyampaikan maksud Anda.
"-san" adalah akhiran sopan yang ditambahkan pada nama orang lain, tanpa memandang gender atau usia. Jangan menambahkannya pada nama sendiri.
Terima kartu nama dengan kedua tangan, lihat dengan saksama, dan letakkan di meja selama rapat.