Apakah orang Jepang membungkuk?

Ilustrasi dua orang berhadapan dan membungkuk, dilihat dari samping; satu membungkuk lebih dalam, yang lain sedikit

Singkatnya

Perlu tahu

Ya, saat menyapa atau berterima kasih. Bagi wisatawan, anggukan atau bungkukan ringan (eshaku) hampir selalu cukup.

Di mana
TokoHotelRestoranDi kotaRumah
Jenis tata krama
Kebiasaan sehari-hari

Kapan berlaku?

Membungkuk dipakai untuk menyapa, berterima kasih, meminta maaf, dan lainnya. Saat staf toko mengucapkan "arigato gozaimasu", membungkuk sedikit sebagai balasan sudah menyampaikan perasaan Anda.

Mengapa?

Membungkuk adalah cara orang Jepang menunjukkan hormat dan terima kasih lewat gerakan tubuh. Dalam dan lamanya bisa menunjukkan kuatnya perasaan, tetapi tidak tahu aturan detailnya bukanlah hal yang tidak sopan.

Yang sebaiknya dilakukan

  • Membungkuk sedikit saat menyapa atau berterima kasih
  • Balas dengan bungkukan ringan saat seseorang membungkuk kepada Anda
  • Sertai dengan ucapan seperti "arigato"

Yang sebaiknya dihindari

  • Memaksakan diri meniru bungkukan formal yang dalam sampai terlihat kaku

Pengecualian dan perbedaan

Dalam bisnis dan upacara, orang membungkuk lebih formal. Di antara teman, sering cukup mengangguk atau melambai, dan ini berbeda menurut generasi dan situasi.

Tata krama bisa berbeda menurut daerah, fasilitas, dan generasi. Utamakan papan petunjuk dan arahan staf setempat.

Cek dengan kuis

Sebagai wisatawan yang berterima kasih kepada staf toko, bagaimana cara membungkuk?

Pilih jawaban

Sumber

  1. Understanding and Mastering Japanese Manners and Etiquette(terbuka di tab baru)Japan National Tourism Organization (JNTO) · Organisasi pariwisata nasional · Diakses: 16 Okt 2026 · Isi sudah diperiksa
  2. Custom & Manners(terbuka di tab baru)Japan National Tourism Organization (JNTO) · Organisasi pariwisata nasional · Diakses: 16 Okt 2026 · Isi sudah diperiksa

Terakhir diperiksa:

Halaman ini diterjemahkan dari bahasa Jepang dan Inggris dengan bantuan AI dan belum diperiksa oleh penutur asli. (Asli: bahasa Jepang dan Inggris)