Apa saja kebiasaan saat Obon?
Singkatnya
Perlu tahuObon adalah acara menyambut arwah leluhur pulang dan menghormati mereka. Sebagian besar daerah merayakannya pada pertengahan Agustus, sebagian pada pertengahan Juli.
Kapan berlaku?
Keluarga bersama-sama berziarah ke makam dan mempersembahkan buah serta hidangan di altar Buddha. Di beberapa daerah, orang menyalakan "api penyambutan" (mukaebi) di depan rumah untuk menyambut leluhur dan "api pengantar" (okuribi) untuk mengantar mereka kembali. Sebagian rumah memajang kuda dari mentimun dan sapi dari terong.
Mengapa?
Ini acara tradisional berdasarkan kepercayaan bahwa arwah leluhur pulang ke rumah, yang konon memadukan upacara Buddha dengan kepercayaan rakyat yang lebih tua. Tarian bon odori juga dianggap bermula sebagai tarian untuk menghibur arwah.
Yang sebaiknya dilakukan
- Jika diajak bon odori, ikutlah dengan meniru para penari
- Bersikap tenang di makam dan vihara
- Rencanakan perjalanan lebih awal karena banyak orang mudik
Yang sebaiknya dihindari
- Menyentuh persembahan di makam tanpa izin
Pengecualian dan perbedaan
Waktu, hiasan, dan kegiatan Obon berbeda menurut daerah dan aliran Buddha. Banyak tempat mengadakan kegiatan yang bisa diikuti atau ditonton wisatawan, seperti bon odori dan melarung lentera.
Tata krama bisa berbeda menurut daerah, fasilitas, dan generasi. Utamakan papan petunjuk dan arahan staf setempat.
Cek dengan kuis
Acara apakah Obon itu?
Pilih jawaban
Sumber
- Obon: Japan's Summer Festival for Honoring Ancestors(terbuka di tab baru)
- Get Involved in Local Japanese Festivals(terbuka di tab baru)
Terakhir diperiksa:
Halaman ini diterjemahkan dari bahasa Jepang dan Inggris dengan bantuan AI dan belum diperiksa oleh penutur asli. (Asli: bahasa Jepang dan Inggris)