Bolehkah makan sambil berjalan?
Singkatnya
TergantungTidak dilarang secara nasional oleh hukum, tetapi di tempat ramai orang diharapkan berhenti untuk makan demi kenyamanan orang lain. Beberapa daerah wisata meminta pengunjung tidak melakukannya.
Kapan berlaku?
Banyak orang menyantap jajanan kaki lima atau camilan dari jalan belanja di depan kios tempat membelinya atau di bangku. Kampanye tata krama Badan Pariwisata Jepang juga memakai piktogram yang meminta wisatawan tidak makan sambil berjalan.
Mengapa?
Makan sambil berjalan di tempat ramai mudah mengotori pakaian orang lain dan meninggalkan remah atau sampah.
Yang sebaiknya dilakukan
- Makan di depan toko, di bangku, atau di tempat yang ditentukan
- Di jalan yang padat, berhenti dan menepi
- Kembalikan sampah ke toko atau bawa pulang
Yang sebaiknya dihindari
- Berjalan di tengah keramaian sambil makan
- Meninggalkan tusuk sate atau wadah di jalan
Pengecualian dan perbedaan
Ada jalan belanja yang menjadikan makan sambil berjalan bagian dari keseruan, sementara beberapa daerah wisata memintanya dihindari melalui peraturan atau imbauan setempat. Ikuti papan dan pemberitahuan toko setempat.
Tata krama bisa berbeda menurut daerah, fasilitas, dan generasi. Utamakan papan petunjuk dan arahan staf setempat.
Cek dengan kuis
Mana yang benar tentang makan sambil berjalan di Jepang?
Pilih jawaban
Sumber
- Travel Etiquette for the Future (Promoting sustainable tourism)(terbuka di tab baru)
- 博物館からのお願い (Requests from the museum)(terbuka di tab baru)
Terakhir diperiksa:
Halaman ini diterjemahkan dari bahasa Jepang dan Inggris dengan bantuan AI dan belum diperiksa oleh penutur asli. (Asli: bahasa Jepang dan Inggris)